Makalah Penilaian Hutan Medan, Oktober 2019
PENILAIAN MANFAAT HASIL HUTAN BUKAN KAYU
(KERUING)
Dosen
Penanggungjawab :
Dr. Agus Purwoko,
S.Hut, M.Si
Disusun
Oleh :
Reza Irfansyah Putra
171201024
Manajemen Hutan 5
PROGRAM STUDI
KEHUTANAN
FAKULTAS
KEHUTANAN
UNIVERSITAS
SUMATERA UTARA
MEDAN
2019
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang
Hutan merupakan sumber kekayaan alam yang dapat diperbaharui dan
memiliki fungsi produksi yang bermanfaat bagi kehidupan manusia baik yang
berasal dari kayu dan non kayu. Hutan Indonesia memiliki potensi yang sangat
besar, yaitu mencapai 99,6 juta hektar atau 52,3% dari luas wilayah Indonesia
(Kemenhut, 2011). Luas hutan yang besar tersebut saat ini masih dapat di jumpai
di Papua, Kalimantan,Sulawesi, dan Sumatera. Di Jawa, luas hutan telah
mengalami banyak penurunan karena terjadi ahli fungsi untuk pertanian dan
permukiman penduduk. Sementara itu, ahli fungsi hutan menjadi pertanian dan
perkebunan banyak dijumpai di Sumatera dan Kalimantan.
Selain hutannya yang luas, hutan Indonesia juga menyimpan kekayaan flora
dan fauna atau keanekaragaman hayati yang sangat besar. Bahkan, banyak
diantaranya ditemukan spesies endemic atau hanya ditemukan di Indonesia, tidak
ditemukan ditempat lainnya. Namun demikian, hasil hutan yang banyak dikenal
penduduk adalah sebagai sumber kayu. Setidaknya terdapat 4.000 jenis kayu yang
267 jenis diantaranya merupakan kayu yang memiliki nilai ekonomis tinggi.
Krisis ekonomi yang telah melanda bangsa
Indonesia berdampak pada keadaan perekonomian yang semakin sulit. Tingginya
laju inflasi serta kondisi ekonomi yang tidak menguntungkan itu akhirnya
mendorong kenaikan tingkat bunga nominal dan berimbas langsung terhadap
kegiatan investasi di sektor pertanian. Salah satu sumberdaya alam yang sangat
besar manfaatnya bagi kesejahteraan manusia adalah hutan. Hutan juga merupakan
modal dasar pembangunan nasional. Sebagai modal dasar pembangunan nasional,
maka hutan tersebut harus kita jaga kelestariannya agar kelak manfaat hutan ini
tidak hanya kita nikmati sekarang, tetapi juga untuk generasi yang akan datang.
Oleh sebab itu, sumberdaya hutan ini perlu dikelola dengan baik dan tepat agar
manfaat dan hasilnya dapat diperoleh secara maksimal dan lestari. Hutan
mempunyai peranan yang sangat penting bagi kehidupan, yaitu berupa manfaat
langsung yang dirasakan dan manfaat yang tidak langsung.
Manfaat hutan tersebut boleh dirasakan apabila hutan terjamin
eksistensinya, sehingga dapat berfungsi secara optimal. Fungsi-fungsi ekologi,
ekonomi dan sosial dari hutan akan memberikan peranan nyata apabila pengelolaan
sumber daya alam berupa hutan seiring dengan upaya pelestarian guna mewujudkan
pembangunan nasional berkelanjutan. Dari salah satu hasil hutan yang termasuk
dalam pengelompokan hasil hutan tersebut yaitu Keruing.
Keruing atau Dipterocarpus adalah marga pepohonan penghasil kayu
pertukangan yang berasal dari keluarga Dipterocarpaceae. Marga ini memiliki
sekitar 70 spesies yang menyebar terutama di Asia Tenggara; mulai dari India
dan Srilanka di barat, melalui Burma, Indocina dan Cina bagian selatan,
Thailand, hingga ke kawasan Malesia bagian barat. Di wilayah Malesia, keruing
tersebar di hutan-hutan Semenanjung Malaya, Sumatra, Kalimantan, Filipina,
Jawa, Bali, Lombok dan Sumbawa. Jadi umumnya tidak melewati garis Wallace,
kecuali yang ditemukan di Lombok dan Sumbawa.Tumbuhan ini merupakan komponen
yang penting dari hutan dipterokarpa. Nama ilmiahnya berasal dari bahasa Yunani
yang berarti buah yang bersayap dua (di: dua; pteron: sayap; karpos: buah).
Kayu Keruing merupakan salah satu jenis kayu khas dari daerah tropis
salah satunya seperti Indonesia. Selain dikenal sebagai kayu khas tropis, di
Indonesia kayu. Tentunya, hal tersebut membuat popularitas kayu Keruing tambah
naik dan memiliki nilai tawar di pasaran. Keruing pada umumnya dimanfaatkan
sebagai bahan baku untuk membuat berbagai macam produk yang bernilai cukup
tinggi dipasaran, oleh industri-industri dibuat menjadi beraneka macam
furniture, kusen, pimtu dan aneka macam kerajinan kayu yang lainnya. Semua
jenis keruing juga menghasilkan semacam oleoresin yang dikenal sebagai minyak
keruing atau minyak lagan akan tetapi hanya beberapa jenis saja yang mampu
berproduksi dalam jumlah yang berarti untuk perdagangan. Secara lokal minyak
ini digunakan untuk memakal (mendempul) perahu, sebagai pernis perabotan rumah
atau dinding, serta obat luka atau sakit kulit tertentu.
1.2 Rumusan Masalah
1.
Apa itu keruing?
2.
Bagaimana cara mengolah minyak keruing?
3.
Bagaimana pemanfaatan minyak keruing?
1.3 Tujuan
Masalah
1.
Untuk mengetahui pengertian keruing
2. Untuk mengetahui dan memahami cara mengolah minyak keruing
3. Untuk mengetahui dan memahami manfaat minyak
keruing
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Jenis Pemanfaatan yang Bisa Dikembangkan
Keruing yang
merupakan pohon dominan dalam hutan alam hujan tropis basah, selain
menghasilkan kayu yang laku diperdagangkan di pasar nasional maupun internasional juga menghasilkan produk non kayu berupa minyak keruing, damar, lemak tengkawang, kapur barus dan tannin.
Keruing
menghasilkan kayu bangunan umum, baik untuk konstruksi menengah maupun berat.
Hampir semua jenis kayu keruing mempunyai struktur, warna, kekuatan dan
keawetan yang serupa. Oleh sebab itu,
semuanya digolongkan ke dalam kelompok kayu perdagangan yang sama, yakni
keruing. Meskipun demikian, karena variasi yang tinggi dalam kerapatan kayunya,
kadang-kadang keruing dibedakan lagi atas subkelompok keruing ringan,
menengah-berat, dan berat. Kayu keruing termasuk kuat (kelas kuat I-II) dan
cukup awet (kelas awet III) Jika tidak diawetkan, kayu ini kurang tahan untuk
pemakaian yang berhubungan dengan tanah, sehingga umumnya digunakan untuk
keperluan interior seperti kusen pintu dan jendela, tiang, tangga, dan panel
kayu lainnya. Di samping penggunaannya sebagai panel kayu, keruing juga secara
luas dimanfaatkan untuk membuat venir dan kayu lapis. Kayu ini juga cukup baik
untuk membuat papan partikel, harbol serta sebagai bahan bubur kayu untuk
pembuatan kertas.
Pada pengolahan keseluruhan kayu kruing menjadi
kusen pintu sangat baik, dalam pengerjaannya pun sangat mudah dikerjakan dan
tidak banyak penyusutan atau pengembangan kayu dalam keadaan kering.Walau
bagaimanapun kayu kruing menjadikan alternatif bagi kayu kamper samarinda yang
akir-akhir ini harganya cenderung naik Penjelasan yang sedikit tentang kayu
kruing membantu bagi yang menggunakan kayu kruing untuk bahan bangunan rumah.
2.2 Minyak dan Resin
Menurut Boer dan Ella (2001) Dipterocarpus spp.
terdiri dari 70 jenis, tersebar dari Srilanka, India, Burma, Thailand,
Indo-china, Cina Selatan, Philipina, Malaysia dan lndonesia. Selanjutnya dari
jumlah tersebut hanya 20 jenis yang menghasilkan minyak.
Daftar jenis pohon penghasil minyak keruing dari
Dipterocarpaceae
No. Nama botanis Nama lokal
1. Dipterocarpus cornutus Keruing
gajah
2. D. crinitus Keruing bulan
3. D. haseltii Keruing bunga
4. D. kerri Keruing gondola
5. D. grandiflorus Keruing
belimbing
6. D. turbinatus -
7. D. tuberculatus -
8. D. alatus -
9. D. baudii Lagan senduk
10. D. caudatus Keruing gasing
11. D. confertus Keruing tempurung
12. D. costatus Keruing bukit
13. D. dyeri Keruing daun lebar
14. D. gracilis Keruing keladan
15. D. kunstleri Keruing lagan
16. D. palembanicus Lagan torop
17. D. sublamellatus Lagan buih
18. D. retusus Keruing gunung
19. D. validos Keladan
20. D. verrucosus Keruing beras
Sumber : Soerianegara dan Lemmens (1997)
Minyak keruing merupakan resin cair dengan nama
ilmiah Oleoresin, nama lain adalah balsam,
damar minyak atau minyak lagan. Minyak keruing berbau harum, lengket dan berminyak. Minyak keruing digunakan oleh
masyarakat sekitar hutan untuk lampu penerangan (obor), dempul pada kapal kayu
dan pelapis untuk meningkatkan ketahanan kayu terhadap air. Selain itu minyak
keruing digunakan pula sebagai pernis ruangan dan bahan obat-obatan antara lain
sebagai dis-infectant, laxative, diuretic, stimulant ringan dan analgesic
liniments.
Minyak keruing diperoleh melalui penyadapan yaitu
dengan cara membuat lubang sadap berbentuk segitiga pada batang pohon keruing
berdiameter minimal 50 cm dan berada pada ketinggian 1 meter di atas permukaan
tanah. Lubang di buat mengarah pada pusat batang. Pengumpulan minyak dilakukan
di dalam lubang pada saat musim hujan (Nopember – Januari), dimana minyak
banyak dihasilkan. Sisa minyak yang terdapat di dalam lubang harus dihilangkan
dengan cara membakar, sehingga tidak terjadi penyumbatan dan aliran minyak
dapat terus berlangsung.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
1.
Potensi ekonomi keruing tidak hanya terbatas
sebagai penghasil kayu, tetapi juga sebagai penghasil minyak keruing.
2.
Keruing pada umumnya dimanfaatkan sebagai bahan
baku untuk membuat berbagai macam produk yang bernilai cukup tinggi dipasaran,
oleh industri-industri dibuat menjadi beraneka macam furniture, kusen,
pimtu dan aneka macam kerajinan kayu yang lainnya.
3.
Keruing dibedakan atas subkelompok keruing ringan,
menengah-berat
4.
Minyak keruing merupakan resin cair dengan nama
ilmiah Oleoresin,
nama lain adalah balsam, damar minyak atau minyak
lagan.
5.
Minyak keruing digunakan oleh masyarakat sekitar
hutan untuk lampu penerangan (obor), dempul pada kapal kayu dan pelapis untuk
meningkatkan ketahanan kayu terhadap air.
DAFTAR PUSTAKA
Annonim.
1995. Ensiklopedi Kehutanan. Badan Penelitian dan
Pengembangan Kehutanan. Jakarta.
Boer, E and
Ella, AB (Editors). 2001. Plant Resources of South-East Asia No.18. Plant
Producing Exudates. Prosea, Bogor.
Http://www. Wikkipedia.keruing.kayu keruing.minyak
keruing.co.id
Shiva, MP and I. Jantan. 1998. Non Timber Forest
Products from Dipterocarps.In Appanah, S and JM. Turnbull (eds.). A Review of
Dipterocarps Taxonomy, Ecology and Silviculture.
Soerianegara and Lemmens, RHMJ (Editors). 1997.
Plant Resources of South-
East Asia No. 5 (1). Timber Trees: Commercial timbers. Prose, Bogor




Enak di cerna
BalasHapusSemoga selalu terjaga pencernaannya ya
HapusSumpah kayu keruing recomended buat bangun bilik asmara ato bilik goyang kalo di hutan, kayunya dingin dan tahan guncangan
BalasHapusKeruing ni bisa di diliat dimana aja bg??
BalasHapusDi tri dharma
HapusDi hutan dong
HapusTerimakasih ilmunya :)
BalasHapusSama sama
HapusMantulll bg
BalasHapusTerimakasih
HapusDimana bisa dapat keruing yang bagus?
BalasHapusDi Indonesia keruing nya bagus bagus loh mbak
HapusSangat bermanfaat sekali min info nyaa
BalasHapusTerimakasih
HapusSangat membantu dan recomended buat referensi
BalasHapusMantap....
BalasHapusMau dong Gorengnya
Hahaha
HapusSangat bermanfaat
BalasHapusTerimakasih
HapusSangat membantu dan bermanfaat
BalasHapusTerimaksih
HapusKeren banget
BalasHapusTerimakasih
HapusMakasih infonya, lanjutkan
BalasHapusSipp
Hapusterimakasih atas ilmunya
BalasHapusMantap min info nyaa
BalasHapusIya dong
HapusBermanfaat sekali
BalasHapusTerimakasih mbak
HapusBermabfaat sekali qaqa
BalasHapusTypo tuh mbak,hahaha,makasih ya
HapusKaya hutan indonesia
BalasHapusPastinya
HapusKeren dan bermanfaat sekali
BalasHapusTerimakasih
HapusBermanfaat dan mendidik..
BalasHapusThanks
HapusNice, lanjutkan
BalasHapusSipp
HapusWahh.. Keren
BalasHapusTerimakkasih
HapusTerimakasih informasinya bro
BalasHapusSama sama sist
HapusBermanfaat sekali infonya 👍
BalasHapusTerimakasih
HapusSangat bermanfaat sekali kak
BalasHapusTerimakasih
HapusBermanfaat sekali infonya
BalasHapusTerimakasih atas masukannya
HapusMantap
BalasHapusTerimakasih atas masukannya
HapusBerapa kira kira harga minyak keruing?
BalasHapusMau yang asli atau KW nih??
HapusHarganya itu dari range Rp.30.000-Rp.300.000
Semakin mahal semakin berkualitas tentunya
Mantap
BalasHapusTerimakasih
HapusBisa bgt dong
BalasHapuswaahh rame
BalasHapusWahh,iya nih
HapusJangan biasakan copas, hukumnya dosa
BalasHapusKan anda yang ngajarin,wkwkwk
HapusJangan biasakan copas,hukumnya dosa
BalasHapus2 kali loh kau comment
HapusMantap
BalasHapusTerimakasih
HapusMantap banget.. Infonya sangat bermanfaat
BalasHapusTerimakasih telah berkunjung
HapusSangat membantu tq
BalasHapusTerimakasih telah berkunjung
Hapuswaahhhh mantappp
BalasHapusTerimakasih telah berkunjung
Hapuswaahhhh mantappp
BalasHapusTerimakasih telah berkunjung
HapusMenjanjikan
BalasHapusTerimakasih telah berkunjung
HapusMantappp
BalasHapusBagus ya blog nya
BalasHapusTerimakasih telah berkunjung
HapusYou are so brilliant
BalasHapusGood
Mantull.. infonyaa..
BalasHapusTerimakasih telah berkunjung
HapusWowowow
BalasHapusTerimakasih telah berkunjung
HapusBagus bgt
BalasHapussangat membantu.makasih gan.
BalasHapusSama-sama gan
BalasHapusTerimakasih telah berkunjung
BalasHapusThx min infonyaa
BalasHapusAh bener gak ni
BalasHapusBagus
BalasHapusBagusss
BalasHapusMenambah wawasan, tnks
BalasHapusMas, minyak kruing dapat dimanfaatin ga utk dijadikan parfum?
BalasHapusSangat bermanfaat nih
BalasHapusAmazinggggg
BalasHapusSangat membantu 🙏
BalasHapusSangat cocok untuk referensi pembelajaran
BalasHapusInformasinya membantu sekali
BalasHapus